Cara Mengambil Screenshot Screen Capture di Ponsel Android Smartfren AndroMax dan Samsung

Untuk mengambil sreenshot, anda bisa mengunduh berbagai jenis aplikasi screenshot di Google Play Store. Sayangnya, aplikasi tersebut khusus untuk handphone Android yang sudah di-root. Namun, anda juga bisa mengambil gambar tanpa harus menginstal aplikasi screenshot. Jika di handphone Samsung untuk mengambil screen capture bisa menggunakan tombol Home + Power, maka di Hisense E860 / Smartfren andromax ini juga ada tombol shorcutnya. Tombol shorcut untuk andromax yaitu Power + Volume Down. Tekan secara bersamaan dan agak lama sedikit sampai ada suara "jepretan".

Cara Mengambil Screenshot / Screen Capture di Ponsel Android Smartfren AndroMax dan Samsung


Cara Mengambil Screenshot / Screen Capture di Ponsel Android Smartfren AndroMax dan Samsung

Ketika tombol Power + Vol Down ditekan, maka akan muncul flash/jepretan seperti gambar di atas.

Perbandingan iOS 6 dengan Android 4 0 Ice Cream Sandwich dan Windows Phone 7 5

Persaingan dalam hal Sistem Operasi atau OS nampaknya akan semakin panas dengan hadirnya iOS 6. Apple mengklaim bahwa iOS 6 telah memiliki 200 fitur terbaru yang akan memanjakan para penggunanya, perbaikan dalam fitur SIRI (Aplikasi perintah suara yang merupakan bagian integral dari IOS 6, tersedia pada iPhone 4S dan iPad generasi ke 3) yang diklaim jauh lebih pintar, integrasi dengan jejaring sosial Facebook yang lebih baik dan navigasi turn by turn.


Selain iOS 6 milik Apple, sistem operasi favorit lainnya adalah Android 4.0 Ice Cream Sandwich milik Google dan Windows Phone 7.5  milik Microsoft. Apa saja perbedaan ketiga OS tersebut? anda bisa melihatnya dalam tabel perbandingan antara iOS 6, Android 4.0 Ice Cream Sandwich, dan juga Windows Phone 7.5. dibawah ini.
       
          Komparasi  iOS 6, Android 4.0 Ice Cream  Sandwich dan Windows Phone 7.5

Samsung I9001 Galaxy S Plus Ponsel Pintar Berbasis Android Gingerbread

Apakah Anda sedang mengincar smartphone Samsung Galaxy? Jangan buru-buru menentukan pilihan Anda, pasalnya kini telah datang satu pendatang baru lagi yang kabarnya mampu mengisi celah antara Samsung Galaxy S II dan Galaxy Ace. Si pendatang baru ini juga sudah dikemas istimewa dengan processor single-core berkecepatan 1.4GHz dan berbasis sistem operasi Android 2.3 (Gingerbread). Namanya Samsung I9001 Galaxy S Plus.
Sebagai pengusung smartphone Android, pihak Samsung memang patut diacungkan jempol. Tapi bukan berarti dengan begitu, pabrikan alat telekomunikasi asal Korea tersebut lantas puas dengan apa yang telah diraihnya. Untuk terus naik pamor, harus ada terus inovasi baru yang dihadirkannya, dan kini giliran Samsung I9001 Galaxy S Plus hadir di kancah persaingan smartphone Android.
Tak seperti Samsung Galaxy S generasi awal, Samsung I9001 Galaxy S Plus ini dibalut dengan bodi metalik pada bagian belakang. Smartphone yang satu ini memiliki kemiripan pula dengan Galaxy S II Mini, yang mana sudah terintegrasi dengan peta jalanan O2. Berbekal layar 4 inchi SuperAMOLED dan kamera 5 Megapixel yang mampu merekam video HD serta baterai 1650 mAh rasanya cukup mumpuni untuk kelas Samsung Galaxy. Sedikit berbeda dengan Samsung Galaxy S II Mini yang ukuran layarnya hanya 3.7 inchi saja.
Ada rumor lagi yang beredar kabarnya Samsung Galaxy S Plus (nama lainnya Samsung Galaxy S 2011 Edition in Russia) tersebut siap dibandrol dengan kisaran harga sekitar 840 USD (sekitar 7,6 juta rupiah). Mengenai spesifikasi lebih detail lagi kemungkinan besar baru akan diinformasikan pada peluncurannya yang diperkirakan pada bulan April 2011, yang akan dimulai dari negara Rusia.

Google Now Aplikasi Asisten Mirip Apple Siri Di Android

Setelah Apple membeli Siri beberapa tahun yang lalu, banyak menganggap itu adalah langkah pertama perusahaan dalam pertempuran melawan bisnis pencarian Google.



Google benar-benar memanfaatkan momen di ajang Google I/O Conference dengan melakukan ‘show of force’ jajaran produk seperi Google Nexus 7, Nexus Q, Android 4.1 Jelly Bean dan Google Glass.

Bersama dengan munculnya Android 4.1 Jelly Bean, Google memperkenalkan sebuah fitur baru serupa aplikasi asisten Apple Siri yang diberi nama Google Now. Google Now ini merupakan salah satu bentuk perlawanan Google untuk bersaing dengan Apple Siri. Seperti apakah fitur Google Now?

Berbeda dengan Apple Siri atau Samsung S Voice, Google Now merupakan ekspansi dari layanan Google Search yang memiliki kemampuan cerdas dengan menambahkan aneka macam ‘card‘ atau kartu yang akan membantu pengguna untuk memantau cuaca, menunjukan lokasi dan rekomendasi tempat yang sebaiknya dikunjungi pengguna. Sistem ini mirip sebuah add-on atau plug-in yang dapat ditambah atau dikurangi sesuai kebutuhan.


Apabila Siri menggunakan Wolfram Alpha sebagai otaknya, aplikasi Google Now ini akan memaksimalkan fungsi dari mesin pencari Google dalam menjawab dan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pengguna handset.

Seperti halnya Siri yang dapat menuntun pengemudi mobil untuk mendapatkan akses tercepat dan peta suatu wilayah, Google Now ini juga dapat melakukan hal yang sama dan menganjurkan pengemudi untuk melewati jalan lain ketika jalan yang akan dilaluinya sedang terjadi kemacetan. Menurut penjelasan Google yang dikutip oleh Forbes.com, Google Now ini memang sangat mirip dengan asisten pribadi asli pada umumnya.

Selain menggunakan mesin pencari Google, Google Now ini juga menggunakan satu produk yang bulan lalu telah diluncurkan Google yaitu Google Knowledge Graph.



Fitur canggih Google Now ini dapat diakses dari lockscreen atau melalui widget Google Search, kemudian pengguna akan disuguhi search bar sederhana yang siap untuk menerima pertanyaan atau perintah suara.

Pada awal kehadirannya, Google Now menghadirkan 10 card antara lain :

-Traffic, untuk membantu pengguna untuk mencapai tempat yang diinginkan, fungsinya mirip GPS.
-Public Transit, menghadirkan informasi tentang tempat transit kendaraan umum seperti terminal, halte bus dan lain sebagainya.
-Next Appointment, berfungsi seperti reminder yang akan mengingatkan pengguna terhadap janji yang dibuat serta menandai lokasi terkait di peta.
-Flights, menghadirkan informasi jadwal penerbangan.
-Sports, menghadirkan informasi up-to-date seputar dunia olahraga.
-Places, membantu pengguna menemukan restoran atau hotel disekitar tempat wisata yang dikunjungi serta menambahkan review mengenai tempat tersebut.
-Weather, menghadirkan informasi cuaca tempat tinggal pengguna.
-Translation, kamus online berbasis Google Translate.
-Currency, menghadirkan informasi mengenai kurs mata uang berbagai negara.
-Time at Home, menghadirkan informasi waktu saat pengguna berada di zona waktu lain.

 Seperti halnya Nexus 7 dan Jelly Bean, Google berencana merilis Google Now ini di bulan Juli 2012.